Para pencari sensasi mempertaruhkan nyawanya dengan menapaki jalan
setapak yang disebut paling berbahaya di dunia yang terletak di Spanyol
selatan. Mereka dengan penuh hati-hati menjejaki jalan rusak dan
terputus-putus di ketinggian lebih dari 100 meter itu inci demi inci.
Mereka tidak sendirian. Orang-orang yang suka memacu adrenalin telah
berbondong-bondong ke Spanyol selatan untuk mengalami jalur El Caminito
Del Rey yang telah berumur 110 tahun sebelum jalur itu mulai diperbaiki
tahun depan. Sejumlah perusahaan perjalanan kini mulai menawarkan tur
tidak resmi setelah sebuah video, yang membuat bulu kuduk berdiri, dari
seorang pendaki yang melewati jalur itu beredar di YouTube.
Daily Mail,
Minggu (9/10/2011), melaporkan, promosi perusahaan itu menyebutkan,
orang tak perlu menjadi pemanjat berpengalaman untuk bisa melitasi di
jalur itu. Persyaratannya hanya bahwa peserta harus setidaknya berusia
dua belas tahun dan tidak takut ketinggian.
Jalur itu, juga
dikenal sebagai Jalan Setapak Raja, dibangun 1905 bagi para pekerja agar
dapat berjalanan di antara dua pembangkit listrik tenaga air. Namun
jalur itu ditutup tahun 2000 setelah dua pejalan kaki jatuh dan tewas.
Jalan itu mengular di sepanjang tepi tebing tinggi di Gorge El Chorro,
tiga puluh mil dari Malaga. Sebagian besar jalan setapak selebar satu
meter itu benar-benar hancur dengan besi-besi yang berkarat, berlubang
menganga, tanpa pegangan tangan, dan sejumlah bagian yang benar-benar
jebol atau terputus.
Sebuah kawat darurat kini dipasang pada
permukaan batu sehingga para pejalan kaki dan pendaki dapat berpegangan
pada kawat itu ketika melitas. Namun masih banyak yang memilih untuk
tidak menggunakan peralatan keselamatan sama sekali.
Perbaikan
jalan itu akan segera dimulai. Anggarannya sebesar 8,3 juta euro dan
akan memakan waktu tiga tahun. Perbaikan akan membuat jalur itu aman
lagi sehingga menarik lebih banyak wisatawan. Perbaikan akan mencakup
pembangunan pegangan tangan, pembatas pengaman, pencahayaan dan pusat
pengunjung.
Seorang pendaki pada rute pekan lalu mengatakan,
"Sayang mereka akan memperbaiki jalan setapak itu. Akan ada banyak
perbaikan dan itu akan membuatnya kehilangan sensasinya lagi. Sekarang
ini kita gratis pergi ke sana tapi saya yakin, mereka akan membuat kita
harus membayar jika mau menggunakannya di masa depan."
Sabtu, 15 Oktober 2011
0 Response to "Inilah Jalan Paling Berbahaya di Dunia"
Posting Komentar